|

Berikut ini beberapa catatan kematian dengan cara yang aneh, dan sebuah kematian yang misterius.
Meninggal Karena Main Game

Meninggal Karena BH Berkawat

sumber
Meninggal Karena Tusuk Gigi

Pada sebuah pesta, sang novelis menyantap cemilan yang menggunakan tusuk gigi. Rupanya potongan tusuk gigi ini tertelan dan menyebabkan peradangan pada organ dalamnya, hingga ia meninggal 5 hari setelah pesta tersebut.
Sejak tahun 1900 tercatat 17 ribu orang meninggal karena tusuk gigi, dan jumlah orang yang meninggal karena kasus tusuk gigi ini lebih sering terjadi dibanding karena sambaran petir setiap tahunnya. Tusuk gigi adalah kayu yang tidak dapat dicerna, dan dapat menyebabkan sepsis dalam darah.
sumber
Kematian Misterius Yang Belum Terpecahkan

Kesembilan mahasiswa lainnya tak kembali hidup. Dan temuan penyidik bisa membuat bulu kuduk berdiri sekaligus bingung. Tenda mereka ditemukan setengah terkubur salju, robek karena potongan dari dalam, dengan barang-barang milik mereka masih berada di dalam. Dua jenazah ditemukan di tepi hutan, tanpa sepatu dan hanya berpakaian dalam. Tiga jenazah lainnya tak jauh dari 2 jenazah seblumnya dalam kondisi yang sama. Dua bulan kemudian, 4 jenazah ditemukan terkubur salju dengan jarak 75 meter dari 2 jenazah pertama yang ditemukan.

Keempat mahasiswa yang ditemukan terakhir ini menderita luka dalam yang masif, tulang iga patah, dan tengkoraknya remuk. Bahkan satu di antaranya kehilangan lidahnya. Penyidik tidak menemukan luka di bagian luar, dan tidak ditemukan tanda-tanda perlawanan. Pakaian keempat jenazah yang ditemukan belakangan ini juga mengandung radiasi dengan level tinggi.
Misteri ini bertambah dalam ketika beberapa saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat bola cahaya bersinar terang terbang di dekat TKP di antara bulan Februari dan Maret tahun 1959.
Hingga postingan ini saya ketik, misteri ini belum terpecahkan. (AnunyaAnu.Blogspot.Com)
(sumber)
***
Sudah ah, mungkin saya tidak selayaknya mengetik sesuatu tentang orang-orang yang sudah meninggal dunia....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar